logo blog
Selamat Datang Di Blog Kompi Males
Terima kasih atas kunjungan Anda di blog Kompi Males,
semoga apa yang saya share di sini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua
untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.
✖

Baterai Laptop penuh, Cabut di Terminal atau di Laptop?

Setiap kali baterai laptop penuh, kita harus mencabut kabel powernya, yang mana lebih baik, mencabut di terminal atau mencabut kabel di port yang ada di laptop?

Jika Anda harus memilih salah satu, mencabut charger dari terminal (stopkontak) adalah pilihan yang jauh lebih baik.

Alasan Teknisnya

Menghindari Daya Terbuang (Vampire Power) dan Menjaga Adaptor: Jika Anda hanya mencabut kabel dari laptop, adaptor (kepala/blok charger) yang masih menancap di terminal akan tetap aktif dan menyedot sedikit aliran listrik. Lama-kelamaan, komponen di dalam adaptor akan terus panas dan hal ini bisa memperpendek umur charger itu sendiri.

Melindungi Port Laptop: Port pengisi daya pada laptop terhubung langsung dengan papan sirkuit internal (motherboard). Port ini jauh lebih rentan aus dan mahal untuk diperbaiki dibandingkan steker colokan biasa. Terlalu sering melakukan cabut-pasang langsung dari bodi laptop akan mempercepat kerusakan mekanis pada port tersebut.

Mencegah Risiko Lonjakan Listrik: Membiarkan charger selalu menancap di terminal membuatnya rentan rusak jika sewaktu-waktu terjadi lonjakan tegangan listrik dari pusat.

Fakta Penting Seputar Baterai Laptop Modern

Meskipun mencabut dari stopkontak lebih baik, sebenarnya Anda tidak perlu mencabut charger setiap kali baterai mencapai 100%.

Laptop modern (yang menggunakan baterai Lithium-ion atau Lithium-polymer) sudah dilengkapi dengan sirkuit pengontrol daya pintar. Saat baterai menyentuh angka 100%, laptop akan secara otomatis memutus arus pengisian ke baterai dan langsung mengambil daya dari listrik dinding (AC).

Mencabut charger saat 100%, membiarkan baterainya turun, lalu mengecasnya kembali justru akan menghabiskan "siklus pemakaian baterai" (battery cycle) dengan cepat. Inilah yang sering kali membuat baterai laptop lebih cepat drop atau soak.

Saran Praktis Terbaik

Gunakan Terminal Bersakelar: Gunakan terminal listrik yang memiliki tombol on/off. Saat baterai penuh dan laptop dimatikan, Anda cukup mematikan sakelarnya tanpa perlu mencabut-pasang kabel mana pun.

Biarkan Tercolok Saat Bekerja: Jika Anda sedang menggunakan laptop di meja, biarkan saja chargernya tetap terpasang meski sudah 100%.

Aktifkan Pembatas Baterai: Banyak merek laptop memiliki perangkat lunak bawaan (seperti pembatasan daya maksimum di 60% atau 80%). Mengaktifkan fitur ini sangat ampuh untuk menjaga kesehatan baterai jangka panjang jika laptop Anda memang lebih sering dicolok ke listrik.

Enter your email address to get update from Sersan Tips.
Print PDF
Next
This is the current newest page
Previous
Next Post »

Copyright © 2013. Tips Sersan - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger